Selasa, 04 Oktober 2011

Mengurai Kearsipan Kiyai Noer Alie

Berkutat pada benda-benda usang bagi banyak orang tidaklah menarik, bahkan serasa membosankan. Namun, bagi Ali Anwar Somad, justru menjadi pekerjaan yang mengasyikkan. Dia merasa bertamasya ke masa lalu mengumpulkan serpihan-serpihan kenangan.

“Seluruh dokumentasi KH Noer Ali dan pesantrean Attaqwa saya yang mengurus. Setiap hari berkutat dengan arsip-arsip lama membuat saya serasa lebih dekat dengan sosok Pak Kiai,” ujar Somad, kepala pusat arsip, dokumentasi dan publikasi Yayasan Attaqwa Kabupaten Bekasi.

Senin, 13 Juni 2011

Ahmad Zurfaih Dibalik Layar Pahlawan Nasional K.H. Noer Alie

Penulis : Ali Anwar, Sejarawan
 
gambar:Poskota
Bagi masyarakat kampung ujungmalang (sekarang Ujungharapan)dan tokoh agama pada zamannya Noer Alie adalah sosok yang paling disegani dan taat pada agamanya, apapun yang beliau niatkan dan lakukan tak lain adalah Lillahi Ta'ala (Karena Allah). Beliau memang tidak banyak menulis buku, tetapi juga beliau tidak akan pernah mau untuk ditulis tentang dirinya. 

Konon Bang Ali Anwar pernah ingin mewawancarainya dan akan dijadikan buku biografinya pernah ditolaknya. Lalu bagaimana anak cucu kita bisa tahu kalau tidak ada bahan bacaan untuk mengenal lebih jauh tentang sosoknya, kalau bukan dari buku dan tulisan-tulisan? Ali Anwar adalah salah seorang yang  berjasa dalam melestarikan sosok seorang Noer Alie. Buku pertama yang ditulisnya adalah KH Noer Alie, Kemandirian Ulama Pejuang.” dan banyak tulisan dan artikel lainnya.

Rabu, 08 Juni 2011

Dokumentasi Sejarah KH Noer Alie Terancam Musnah

Bekasi Terkini - Dokumentasi sejarah Pahlawan Nasional asal Bekasi, KH Noer Alie, terancam musnah. Sebab, banyak diantaranya sudah rusak dan sebagian lainnya tersebar dimana-mana. Yayasan At-Taqwa mengaku kesulitan untuk merecovery dokumen-dokumen tersebut karena minimnya anggaran yang tersedia.

Ali Anwar Somad, Kepala Pusat Arsip, Dokumentasi dan Publikasi Yayasan At-Taqwa mengatakan, bahwa dokumen sejarah tentang KH Noer Alie terdiri dari beberapa jenis. Diantaranya adalah data tertulis, baik berupa dokumen maupun tulisan-tulisan tentang KH Noer Alie. Kemudian ada dokumentasi berupa rekaman tape ceramah dan gambar video.

Sabtu, 09 April 2011

Noer Alie : Riwayat Pendidikan dan Anugerah Pahlawan Nasional

KH Noer Alie lahir sebagai anak keempat dari sepuluh bersaudara pasangan Anwar bin Layu dan Maimunah binti Tarbin pada tanggal 15 Juli 1914 di desa Ujungmalang, Onderdistrik Babelan, Distrik Bekasi, Regentschap ( kabupaten ) Meester Cornelis, Residensi Batavia yang sekarang sesuai usulan yang diberikan Menteri Luar Negeri Adam Malik.

Pada tahun 1970 – an ketika berkunjung ke pesantren Attaqwa bernama Desa Ujungharapan Bahaga, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Semasa kecil KH Noer Alie sudah memperlihatkan semangat belajar yang sangat baik dimana pada usia dibawah lima tahun Noer Alie kecil sudah mulai menangkap dan menghafal surat –surat pendek dalam Al Quran yang diajarkan oleh kedua orang tua dan kakaknya. Pada Usia tujuh tahun Noer Alie mengaji pada Guru Maksum di kampung Ujungmalang Bulak, Pelajaran yang diberikan oleh Guru Maksum lebih dititikberakan pada pengenalan dan mengeja huruf Arab, menyimak, menghafal dan membaca Juzz-amma serta menghafal dasar – dasar rukun Islam, rukun iman, tarikh para nabi, akhlak dan Fikih